Saturday, April 09, 2016

love letter from GOD

Tuhan tidak tidur
Dia tidak pernah abaikan anak-anakNya

Dia mengirim kami sebuah surat cinta, di saat kami sedang menanti sebuah keputusan akan "proyek besar" yang sedang kami jalani dengan penuh pergumulan. 
tepat di hari keputusan tersebut.

kami belum berhasil. 
tapi kami yakin, semua berjalan menurut rencanaNya, bukan rencana kami :)

terima kasih Tuhan 

---------------------

ini surat cinta yang dikirim Tuhan pada hari itu kepada kami :



Rencana-Nya atau Rencana Kita?

Ketika suami saya berusia 18 tahun, ia memulai sebuah usaha pencucian mobil. Ia menyewa sebuah garasi, mempekerjakan sejumlah orang untuk membantunya, dan menyebarkan brosur promosi. Usahanya berhasil. Ia bermaksud menjual usaha itu dan menggunakan hasil penjualan tersebut untuk membiayai kuliahnya. Ia pun gembira ketika ada calon pembeli yang menyatakan minatnya. Setelah beberapa kali negosiasi, tampaknya transaksi tersebut akan berjalan mulus. Namun ternyata, di menit-menit terakhir, kesepakatan itu kandas. Rencananya untuk menjual usaha tersebut baru terwujud beberapa bulan kemudian.
Wajar jika kita merasa kecewa ketika waktu dan rancangan Allah bagi kehidupan kita tidak berjalan sesuai dengan harapan kita. Ketika Daud ingin membangun bait Allah, ia memiliki motivasi yang benar, kepemimpinan yang baik, dan sumber daya yang cukup. Namun Allah tidak mengizinkan Daud untuk mengerjakan proyek tersebut karena Daud telah menumpahkan darah banyak orang di medan peperangan (1Taw. 22:8).
Daud bisa saja mengajukan protes keras kepada Allah. Ia bisa saja bersungut-sungut atau terus maju dengan rencananya sendiri. Namun dengan rendah hati ia justru berkata, “Siapakah aku ini, ya Tuhan Allah, . . . sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini?” (17:16). Kemudian Daud memuji Allah dan menegaskan kesetiaannya kepada Allah. Ia lebih mementingkan hubungannya dengan Allah daripada ambisi pribadinya.
Manakah yang lebih penting—mencapai harapan dan impian Anda, atau kasih Anda kepada Allah?
Bapa Surgawi, aku menyerahkan seluruh rencanaku kepada-Mu. Terima kasih karena Engkau telah membawaku sejauh ini. Engkau lebih berarti bagiku daripada apa pun yang ada di dunia ini.

Tuesday, March 15, 2016

BIG project

pe er besar untuk "proyek" ini
harus berpikir positif dan yakin berhasil
tapi harus siap dengan kemungkinan terburuk yaitu gagal

berusaha untuk menyeimbangkan diri
tidak frustasi dalam menjalaninya
sekaligus selalu optimis tiap saat

siapkan mental untuk tidak stres
siapkan badan untuk kuat secara fisik

Thank God dikasi partner 1 tim yang sigap & suportif
setia menguatkan, menghibur, dan sangat berempati

Tuhan kiranya Engkau lancarkan semuanya
karena semua terjadi menurut kehendakMu :)

semangat !!!


Tuesday, January 26, 2016

addicted

MAY DAY!! MAY DAY!!

i'm addicted to you!
and it's drive me crazy

*__*


Thursday, January 07, 2016

let's try

menemukan quote ini :

"uang bisa dicari, tapi umur tidak bisa dibeli"

ok well... let's start :)



lebih baik pernah gagal, daripada menyesal karena tidak mencoba
2016.... we are ready!! 
please be nice

Tuesday, December 08, 2015

God's purpose

kalo sedang mengalami hal-hal berat dalam hidup, kita suka bertanya dalam hati "kenapa sih Tuhan begini?" "kenapa begitu?" "kenapa saya Tuhan?" ketika bertanya demikian, kita mungkin ga sadar (atau sebenernya sadar, cuma pengen ngeluh aja) bahwa selalu ada hikmah di balik setiap kejadian yang kita alami. memang skenario Tuhan itu ga ada yang tau, ga ketebak, tapi percayalah Dia itu sutradara yang canggih. ga perlu nebak-nebak, ikut alurnya aja nanti kita akan tau jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu :D

sedikit pengalaman yg gw alamin 3 taon lalu, dimana gw (entah gimana ceritanya, mungkin ada cahaya dari langit yang mengarah ke gw) tertunjuk sebagai PIC renovasi kantor. dimana saat itu, gw adalah anak baru dengan posisi sebagai graphic design dan ini adalah sebuah proyek besar. BLANK !!! cuma itu. ga ngerti soal konstruksi, tukang, supplier bangunan, besi, gypsum, kaca, dll. ga perlulah gw ceritain gimana pergumulan gw saat itu, dimana terjadi ratap tangis dan kertuk gigi (horor bener) :)))) yeahh, it's like helllll !!!! 

singkat cerita, 3 tahun kemudian yaitu sekarang, gw baru tau tujuan Tuhan menempatkan gw pada posisi demikian. saat ini gw menghadapi renov kamar tidur pribadi yang melibatkan tukang plafon, tukang rayap, tukang ac di saat yang bersamaan. penyusunan strategi supaya kerja bisa paralel tanpa buang waktu & tunggu2an.  hectic? lumayan. susah? hmm ga ada apa2nya hahahhaha ini cuma hal remeh temeh dibandingkan pengalaman renov kantor tsb. gw uda terlatih untuk itu..gampillllll.... *cetekin jari*

coba kalo gw ga pernah handle hal2 spt ini, mgkn gw kagok mandorin tukang2 tsb.
coba kalo gw ga pernah ditunjuk untuk jadi PIC, mungkin gw ga berani sendirian di rumah sama para tukang.
coba kalo gw ga dikasi hal-hal berat dalam berjalannya renov, mungkin gw akan bingung gimana cara ngaturnya biar berjalan lancar.

see? ga ada yang sia-sia. semua pengalaman hidup sekecil apapun telah dibuat Tuhan untuk menjadi detail dalam kehidupan kita, tinggal kita jalaninnya aja dengan sebaik mungkin :)

once again, God is the "Academy Award" winner for the Greatest Life Director :D

Tuesday, December 01, 2015

sparkle

dulu ketika abegeh dan mulai ngerasain ketertarikan dengan lawan jenis, ada debar-debar tersendiri kalo liat orang itu. berasa hepi, deg-degan, salting, dan ga bisa lepas pandangan dari dia. sejuta deh rasanya :D seru ya kalo diinget-inget lagi.

seorang rekan kerja yang sudah menikah pernah berkata "kangen ih ngerasain hal-hal seperti itu. kalo sekarang mah uda lama ga pernah ngerasain lagi". kata-kata dia sempet membuat gw berpikir, iya juga ya. setelah menikah, debar-debarnya uda beda ga seperti debar-debar ketika kita mulai suka. uda ga terlalu excited kalo ketemu, lah sekali melek aja orangnya uda di samping kita :)) ga usa ditunggu-tunggu kedatangannya. uda tau baik buruknya. mo sendawa, kentut, uda ga ada jaim-jaimnya lagi. trus kapan lagi donk, kita bakal ngerasain perasaan waktu abege itu? hmmm mungkin perasaan-perasaan itu memang diciptakan untuk awal-awal ketertarikan. jadi ketika kita uda dalam sebuah hubungan, percikan-percikan itu uda ga ada, padam. dan diganti dengan hal-hal lain yang lebih penting dari sekedar debar-debar. tsaaaah, analisa sotoy. 

wellll ternyata kesimpulan gw salah!!

debar-debar itu ga hilang, dia muncul lagi, dia masi ada :D
perasaan excited kalo liat dia dateng, perasaan gelisah kalo dia ga ada kabar, perasaan serba salah ga jelas juntrungannya pengen ada dia terus di samping, perasaan bangga kalo bareng dia, perasaan takut kalo kehilangan dia. deg-degan yang bikin sampe ga bisa tidur.  

norce abis ya kalo dipikir-pikir :))) inget umur woy. 
yaaah gimana ya, gw cuma bisa bilang 1 kalimat ini, sok-sok inggeris lah :

 "I think I falling in love with you again hon"




image source from here


dan gw ga keberatan untuk jatuh cinta terus tiap ari :D 
dedicated to you hon, yes you :)
<3 <3 <3

Saturday, November 28, 2015

krisis sosialisasi

keren ga istilahnya :D
sedang terjadi pada gw
si petakilan yang dari dulu biasa haha hihi keluyuran
skrg tau2 banyakan ngendon di rumah
sutris eike 

mari digalakkan lagi keluyurannya
demi keseimbangan jasmani dan rohani

:)))))))