Tuesday, March 21, 2017

2 taon after resign

kembali lagi dengan topik... pasca resign 
hahha ga move on move on perasaan :))
cuma buat perbandingan aja gimana rasanya masa2 ngantor dan masa2 di rumah.

awal2 gw resign, mgkn seperti kebanyakan orang bilang 3 bulan pertama adalah masa bulan madu. enjoy every moments of my freedom. melakukan segala hal yg hanya angan2 selama ini, seperti belajar nyetir (lagi), urus bank, ini ono, dll.

lalu lewatlah masa bulan madu itu, menuju masa kenyataan hidup, dimana harus menerima realita kalo gw uda ga berpenghasilan sendiri. hanya mengandalkan pundi2 yang tersisa selama ini. cairin jamsostek, yah mayan lah buat nambah2. bulanan dari honi ofkors ada, tapi untuk kita2 yang terbiasa berpenghasilan sendiri, trus sekarang mendapatkan bulanan dari pasangan, rasanya beban loh. 

hari-hari dilewati dengan nelongso, hahaha. merasa diri kurang produktip, segala rencana yg selama ini dirancang ga berjalan mulus sesuai keinginan awal. banyak hal2 di luar dugaan. lalu yang biasanya kita rame2 di kantor hosiphosip cekakakcekikik, sekarang di rumah sendiri, diam membisu bikin stres, secara gw jg ga bisa diem. ngakalinnya, gw suka keluyuran cari coffee shop yg buka pagi cm sekedar melepas mumet aja. trus pulang pas waktunya bocah bubar sekul.

gw berasa lebih jutek hehehe, jadi suka meremere sendiri. curigesion ini ono yg ga penting, kebanyakan berpikir sendiri jadi pikirannya liar dan berlarian ga jelas juntrungannya :))
berasa makin lusuh. kulit kusem, secara lebih sering panas2an kena matahari. kalo dulu kan di ruangan berAC mulu, adem, sejuk. kalo sekarang, lah nungguin tukang PAM lah, anteran paket lah, nungguin tukang, macem2 deh.

kerjaan di rumah itu seperti ga ada abisnya. ngerjain A, eh tapi kudu kelarin B. cm kalo mo kelarin B, harus beresin C dulu. lagi tengah2 ngurus, tau2 muncul hal D. gitu2 terus aja ga ada abisnya. hasilnya? abstrak :)))))) seperti ga ada hasil tapi kita koq capek ati cape badan ya. 
super abstrak!!!

1-1.5 taon pertama, gw tirus kurus peyot kerempeng. 
berat badan turun jadi kepala 4.

di luar semua hal yg kedengeran ga enak seperti di atas, ada banyak hal yang ga tergantikan juga. 
selama di rumah, gw jadi bisa urus si bocah full sepulang dia sekolah. denger cerita2nya, marah2nya, lucu2nya yg kadang ga lucu hahahhaa. pokoknya dengerin celotehannya, yang menurut gw ini sangat krusial untuk umur2nya sekarang, memposisikan diri jadi teman & pendengar yg baik. harapan gw, nanti makin gede, ketika masa2 resek jadi alay2 ababil, dia tetep mau terbuka. semoga lebih percaya masukan ortunya daripada dengerin pengaruh temen yg kadang bikin idung kita kembang kempis.

gw juga bisa keluyuran sesuka hati ketika momentnya pas, kebetulan bocah pun setipe, suka berpetualang dan kuat keluyuran. nangkring di mal yg masi sepi, baca buku lah, ngebakso, ngupi2 cantik, keliling museum, naik bus, dll. seru2an berdua pokoknya.

sore-sore pergi bertiga, ngemol, makan, nonton, karoke, pokoknya di kala ada kesempatan, kita suka pergi bareng. sesimple cuma naik motor cari jajanan di belakang komplek. sebuah hal sederhana yg ga mungkin terjadi kalo gw masi ngantor.

memasuki taon ke-2 gw resign, gw uda mulai menikmati momen kesunyian sendiri. momen dimana gw cm ditemenin musik (yang wajib ada!!) dari radio di mp3 player mini ato ngga streaming dari lappie, sambil ngerjain kerjaan abstrak yg ga ada abisnya itu ato kerjain side job design kecil2an buat jajan di olshop hehehe. 

2 taon pasca resign ini, gw membohay semohay lagi :D 
berat badan kepala 5 yg ujungnya terus nambah, hehehhe.
ini semua ga lepas dari peran honi yang selalu support gw, terutama di kala down.
thank you hon *kiss*

overall, di luar suntuk2 yg nyebelin itu, gw happy dengan apa yg uda gw jalani sekarang :)

Thursday, February 23, 2017

pasca

pasca kepergian papa...

berusaha ga bahas tentang papa kepada mama ato siblings.
menghindari liat foto-foto papa.
selalu teringat papa mengenai apapun itu,
dari tempat bagus ato makanan enak sampe hal yang paling sederhana seperti ngeliat besi, obeng, tang.
dan ketika ingat kalo papa uda ga ada untuk selama-lamanya.. 
rasanya seperti turunan roller coaster dari puncak tertinggi. 
nyessssss......

iya, saya belum bener-bener bisa move on
papa selalu jadi trending topic di pikiran

mama menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan gereja.
mengunjungi orang sakit, mengantar kepergian dalam upacara duka.
ikut paduan suara gereja, komsel lingkungan.

rumah sudah dibersihkan & dirapikan.
mesin-mesin papa (dengan sangat menyesal) kami jual dengan hitungan kiloan besi.
ruangan di rumah sedikit lapang
cucu-cucu papa bisa bermain dengan lega

kehadiran peliharaan baru
yaitu seekor kucing persia abu-abu
namanya Keiko
bulunya fluffy. sifatnya manja :)

doa tak pernah pupus untuk papa
harapan kami selalu ada
supaya papa bahagia disana

RIP papa



Friday, February 17, 2017

mamacation

selama nafas masi dikandung badan
selama kaki masi kuat menopang

yuk mama kita berkelana
berdua saja :)

*bertiga kalau ada papa* 

Friday, February 10, 2017

Rest In Peace Papa

24 Sept 2016

hari yang tak akan terlupakan sepanjang hidup gw.
sebuah berita mengejutkan yang rasanya seperti mimpi.

papa pergi untuk selama-lamanya.

mendadak.. tanpa pesan..


papa sang MacGyver

T_T

speechless..

papa pergi dengan cepat. 
tidak merepotkan istri dan anak-anaknya.

Thank you Papa untuk semua yang uda papa kasi untuk kita semua.
semoga papa sekarang bahagia disana.
kita semua disini selalu mendoakan untuk papa.
papa happy-happy selalu ya.

ditulis 4 Okt 2106





Saturday, April 09, 2016

love letter from GOD

Tuhan tidak tidur
Dia tidak pernah abaikan anak-anakNya

Dia mengirim kami sebuah surat cinta, di saat kami sedang menanti sebuah keputusan akan "proyek besar" yang sedang kami jalani dengan penuh pergumulan. 
tepat di hari keputusan tersebut.

kami belum berhasil. 
tapi kami yakin, semua berjalan menurut rencanaNya, bukan rencana kami :)

terima kasih Tuhan 

---------------------

ini surat cinta yang dikirim Tuhan pada hari itu kepada kami :



Rencana-Nya atau Rencana Kita?

Ketika suami saya berusia 18 tahun, ia memulai sebuah usaha pencucian mobil. Ia menyewa sebuah garasi, mempekerjakan sejumlah orang untuk membantunya, dan menyebarkan brosur promosi. Usahanya berhasil. Ia bermaksud menjual usaha itu dan menggunakan hasil penjualan tersebut untuk membiayai kuliahnya. Ia pun gembira ketika ada calon pembeli yang menyatakan minatnya. Setelah beberapa kali negosiasi, tampaknya transaksi tersebut akan berjalan mulus. Namun ternyata, di menit-menit terakhir, kesepakatan itu kandas. Rencananya untuk menjual usaha tersebut baru terwujud beberapa bulan kemudian.
Wajar jika kita merasa kecewa ketika waktu dan rancangan Allah bagi kehidupan kita tidak berjalan sesuai dengan harapan kita. Ketika Daud ingin membangun bait Allah, ia memiliki motivasi yang benar, kepemimpinan yang baik, dan sumber daya yang cukup. Namun Allah tidak mengizinkan Daud untuk mengerjakan proyek tersebut karena Daud telah menumpahkan darah banyak orang di medan peperangan (1Taw. 22:8).
Daud bisa saja mengajukan protes keras kepada Allah. Ia bisa saja bersungut-sungut atau terus maju dengan rencananya sendiri. Namun dengan rendah hati ia justru berkata, “Siapakah aku ini, ya Tuhan Allah, . . . sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini?” (17:16). Kemudian Daud memuji Allah dan menegaskan kesetiaannya kepada Allah. Ia lebih mementingkan hubungannya dengan Allah daripada ambisi pribadinya.
Manakah yang lebih penting—mencapai harapan dan impian Anda, atau kasih Anda kepada Allah?
Bapa Surgawi, aku menyerahkan seluruh rencanaku kepada-Mu. Terima kasih karena Engkau telah membawaku sejauh ini. Engkau lebih berarti bagiku daripada apa pun yang ada di dunia ini.

Tuesday, March 15, 2016

BIG project

pe er besar untuk "proyek" ini
harus berpikir positif dan yakin berhasil
tapi harus siap dengan kemungkinan terburuk yaitu gagal

berusaha untuk menyeimbangkan diri
tidak frustasi dalam menjalaninya
sekaligus selalu optimis tiap saat

siapkan mental untuk tidak stres
siapkan badan untuk kuat secara fisik

Thank God dikasi partner 1 tim yang sigap & suportif
setia menguatkan, menghibur, dan sangat berempati

Tuhan kiranya Engkau lancarkan semuanya
karena semua terjadi menurut kehendakMu :)

semangat !!!


Tuesday, January 26, 2016

addicted

MAY DAY!! MAY DAY!!

i'm addicted to you!
and it's drive me crazy

*__*